Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

Friday, 12 August 2011

Sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Pada Peringatan Hari Premuka Ke-50

SAMBUTAN
KETUA KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
PADA
PERINGATAN HARI PREMUKA KE-50
14 AGUSTUS 2011
Yang terhormat,
Kakak-kakak Ketua Mabida dan Mabicab Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Ketua Kwarda, Kwarcab dan Kwarran Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pelatih, Pembina, Pamong dan Instruktur Gerakan Pramuka,
Adik-adik Pramuka yang saya banggakan,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Salam Pramuka,
Marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul bersama pada hari ini dalam keadaan sehat walafiat untuk memperingati Hari Pramuka ke 50 atau Tahun Emas yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2011. Tema peringatan ulang tahun emas Gerakan Pramuka tahun 2011 ini adalah “Pramuka Penyelamat Generasi Muda”

Thursday, 31 March 2011

Keajaiban Siklus Matahari

MATAHARI dalam perjalanan evolusinya sebagai sebuah bintang menunjukkan sifat-sifat dinamis, baik di lapisan luar (fotosfer, kromosfer, korona) maupun lapisan dalam. Salah satu keajaiban perilaku evolusi matahari adalah fenomena siklus aktivitas 11 tahun.

Siklus merupakan perulangan peristiwa yang biasa terjadi di alam. Siang berganti malam, akibat rotasi bumi pada porosnya. Musim silih berganti akibat kemiringan poros rotasi bumi terhadap bidang orbitnya mengitari matahari (ekuator bumi membentuk sudut 23,5 derajat terhadap bidang ekliptika). Dan matahari ternyata juga memiliki siklus aktivitas.

Bisakah Kita Mengenali Black Hole ?

Judhistira Aria Utama (Astronomi FMIPA-ITB) 
 
MUNGKIN tidak ada objek astronomi yang sepopuler lubang hitam (black hole). Di dalam arena diskusi dengan masyarakat luas di setiap kesempatan, pertanyaan mengenai objek eksotik yang satu ini seakan tidak pernah lupa untuk dilontarkan. Siapa sangka, istilah yang pertama kali diberikan oleh John Archibald Wheeler pada 1969 sebagai ganti nama yang terlalu panjang, yaitu completely gravitational collapsed stars, ini menjadi sedemikian akrab di kalangan awam sekalipun?

Thursday, 12 August 2010

Peneliti Mamalia Temukan Spesies Baru di Gunung Mekongga

Kamis, 12 Agustus 2010
Para peneliti Mamalia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang bekerja sama dengan UC-Davis (Universitas California-Davis) telah melakukan penelitian di Pegunungan Mekongga Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Juni-Juli 2010 lalu, mereka menemukan beberapa spesies mamalia yang diduga adalah spesies baru dan endemic. Penelitian lapangan yang dilakukan selama sebulan ini tetap didampingi oleh Korps Citaka Indonesia sebagai Tim Pendamping Lapangan. Penelitian lapangan ke dua kalinya dan direncanakan akan berlangsung hingga tahun 2013 nanti. Para peneliti mengakui jika pegunungan Mekongga memiliki biodiversity yang unik dan perlu dilindungi. “Bagi saya, daerah ini sangat penting, karena banyak memiliki keunikan dan keragaman faunanya, selain itu, belum ada catatan tentang peneltian fauna sebelumnya di daerah ini, jadi memungkinkan adanya temuan spesies baru,” ujar Alan Hitch, peneliti mamalia dari UC-Davis. Salah satu temuan yang diduga spesies baru adalah kelelawar. Kelewar yang diduga spesies baru ini memiliki ukuran tubuh yang kecil dengan lebar rentangan kedua sayap sekitar 20 cm. Ciri khas yang membedakan dengan kelelawar jenis lainnya yang ada di daerah ini, adalah memiliki warna putih pada bulu-bulu di bagian leher, dada hingga perut bagian bawahnya. Sementara bulu bagian belakang hingga kepala berwarna abu-abu kehitaman. Sayangnya, para peneliti hanya menemukan satu sampel jenis kelelawar ini, hingga para peneliti kesulitan untuk memperoleh pembanding dan menghitung populasinya. “Kami masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut tentang temuan ini untuk mengetahui lebih jauh mengenai kelelawar jenis ini, yang jelas, belum ada catatan penelitian tentang jenis kelelawar ini, saya juga baru kali pertama melihat jenis seperti ini, jadi duguan awal kami ini adalah spesies baru,” tambah Alan. Sampel kelelawar jenis baru itu, akan dibawa ke laboratorium LIPI di Cibinong untuk identifikasi DNA dan penelitian lebih lanjut. Selain kelelawar para peneliti juga menemukan ular jenis cobra dan viver yang juga diduga merupakan endemic Sulawesi. Menurut rencana, para peneliti akan kembali melakukan penelitian mendalam tentang temuan-temuan mereka di bulan November nanti. (MIRWANTO MUDA)

Wednesday, 11 August 2010

Acer Umumkan LCD Tertipis Didunia

Acer minggu ini mengumumkan seri baru tampilan LCD S1, berkisar dari 18,5 inc hingga 23 inch dan ketebalan sangat tipis 13mm hingga 15 mm. Empat model terbaru menawarkan full HD, kontras rasio 12 juta:1, dan waktu respons 5ms, dengan design glossy black yang aktraktif. “ didesain dari gabungan desain menarik mata dengan performa grafis video yang sempurna, seri ini bagaikan perhiasan asli, termasuk teknologi tampilan inovatif untuk membawa gambar yang jelas dan sempurna.” Jelas Acer mengenai produknya. Untuk menjaga kredit ramah lingkungan, Acer meneruskan kampanye EcoDisplay dengan logo pada tampilan mengindikasikan dampak lingkungan rendah, membuat hal tersebut dengan mengunakan material ramah lingkungan dan mencapai konsumsi rendah energi.

Tampilan S1 termasuk VGA dan DVI port dengan enkripsi HDCP, sehingga anda akan mampu menonton semua konten HD dengan proteksi DRM yang telah anda beli, port HDMI tersedia hanya untuk model 21 dan 23 inch. Kontras rasio secara konstan diatur setiap frame oleh Acer Adaptive Contrast Management untuk mendapat gambar paling tajam. Harga retail Acer S1 Series dari £119.99 untuk 18.5inch model, hingga £169.99 untuk 23 inch.
foto berita artikel

Sebuah kereta api yang futuristic akan segera hadir di Liverpool, Inggris, dapat mengangkut penumpang dengan kecepatan 225 mph (362 km/jam). Desainer transportasi ternama, Paul Priestman telah menciptakan rancangan sebuah kereta disebut 'Mercury’ untuk mengubah data teknis mentah menjadi sesuatu yang lebih nyata yang dapat membangkitkan emosi dari penumpang yang menggunakannya. Proyek ini dimulai pada tahun 2017 dan diharapkan dapat digunakan mulai 2025.

Desain interior kereta apiaerodinamis tersebut justru mirip dengan apartment yang mewah, dilindungi dari kaca dan dilengkapi dengan layar computer, sofa yang nyaman dengan bantal, ruang penyimpanan untuk sepeda lipat, bar yang lengkap, dan ada dek pengamatan double decker, juga fasilitas film, musik dan sistem permainan sebagai hiburan. Selain itu, masih ada area khusus untuk keluarga, private party atau pertemuan bisnis serta tempat bermain anak.